Grid Style

GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

Bisnis Terkini:

latest

Ebet Kadarusman, Di Usia Senja Cari Bisnis yang Aman

Fenomena artis berbisnis ini sudah banyak dan sering kita jumpai, mengingat masa ‘subur’ artis di Indonesia bertahan kurang lebih sampai dua tahun, apalagi untuk artis-artis yang sudah termakan usia. Yang pasti mereka harus bert…

Fenomena artis berbisnis ini sudah banyak dan sering kita jumpai, mengingat masa ‘subur’ artis di Indonesia bertahan kurang lebih sampai dua tahun, apalagi untuk artis-artis yang sudah termakan usia. Yang pasti mereka harus bertahan di tengah persaingan dengan pendatang-pendatang baru yang lebih muda dan memiliki tingkat kreatifitas lebih beragam. Fisamawati

Solusi para artis ini untuk bertahan adalah berbisnis. Dengan menggunakan nama mereka yang sudah populer, promosi bisnis mereka pun bisa lebih mudah dikenal masyarakat, tinggal kepiawaian para artis itu saja dalam mengelola bisnisnya.

Salah satu keseriusan artis berbisnis bisa dilihat dari sosok Ebet Kadarusman, mantan penyiar radio dan pemandu acara Salam Canda. Kini, meski belum sembuh total akibat sakit stroke yang menimpa pada tahun 2001 lalu, tidak menyurutkan aktifitas Kang Ebet-begitu ia disapa. Selain masih aktif di berbagai organisasi seperti menjadi anggota dewan Artis Peduli Bangsa dan Lions Club, ia pun terjun ke dunia bisnis yakni dengan menginvestasikan uang yang dimilikinya.

“Artis itu ibarat habis manis sepah dibuang, sedang jayanya diagung-agungkan tetapi lambat laun akan lengser sendirinya. Oleh karena itu, saya berinisiatif menanam saham di PT. Artha Cipta Universal. Untuk produk yang ditawarkan adalah kaca film safety dengan label NTech,” katanya yang didampingi Director NTech Imam Krisnanto dan Division Head NTech Nita Kurnia.

Alasan Kang Ebet memilih investasi pada produk tersebut didasari kecenderungan banyaknya tindak kejahatan dalam kendaraan, selain melindungi dari terik sinar matahari, kaca film juga harus aman dari benturan keras maupun pukulan, seperti kapak merah yang sedang marak akhir-akhir ini. “Terutama untuk para pengendara yang ingin atau selesai beraktifitas pada malam hari, seperti kalangan artis,” imbuhnya.

Disadari benar, memiliki nama besar sebagai artis ‘senior’ memudahkan ia untuk menjalankan roda perputaran bisnis. Meski hanya menanamkan modal sebesar 10 persen, tetapi peranan Kang Ebet terbilang penting. “Sedikit banyak saya memiliki peran mendidik masyarakat bahwa untuk mendapatkan barang bagus tidaklah harus mahal. Untuk harga kaca film NTech berkisar antara Rp 2 juta sampai Rp 4 juta untuk satu unit mobil berjenis safety dengan ketebalan 125 micron,” papar Ebet yang menjabat sebagai Commissioner tersebut.
Ditemui di ruang kerjanya yang beralamat di Gedung Nindya Karya Jakarta, kakek dari 25 cucu ini pun mengungkapkan, bisnis yang dijalani bukanlah unsur ‘latah’ semata. Hal ini pun terbukti dengan keterlibatannya merambah bisnis lain, selain menjadi anggota, ia pun ikut berbisnis yang sifatnya Multi Level Marketing (MLM). “Saya hanya ingin memberikan pemahaman kepada para artis muda-khususnya, agar memanfaatkan penghasilannya sedini mungkin agar kelak bisa menikmati penghasilan dari investasi tersebut,” tegas yang kerap mengeluarkan kalimat ‘Its nice to be important, but more important to be nice’ saat memandu acara.

Tidak ada komentar