Peluang Usaha

Tea Addict, Surga bagi Pecinta Teh

Teh selain memiliki sensasi nikmat pada saat menyeruput ternyata juga memiliki kandungan-kandungan yang berguna menjaga kesehatan tubuh. Tea Addict memiliki 100 lebih sajian teh. Fisamawati

Pasti sudah tidak asing dengan kata teh. Teh sendiri merupakan minuman yang mengandung kafein, sebuah infusi yang dibuat dengan cara menyeduh daun, pucuk daun, atau tangkai daun yang dikeringkan dari tanamannya. Teh yang berasal dari tanaman teh dibagi menjadi empat varian yaitu teh hitam (black tea), teh oolong (oolong tea), teh hijau (green tea), dan teh putih (white tea).

Menyeruput (minum, red) teh memang bisa mengundang sensasi kenikmatan tersendiri. Ini tak perlu diragukan lagi. Sudah banyak orang yang mengakuinya. Namun saat ditanya alasannya, kebanyakan mereka bingung memberi jawaban. Ada yang mengatakan baik untuk melepas pikiran suntuk dan membangkitkan rasa segar. Tak sedikit pula yang berkomentar secara ilmiah yakni bagus untuk kesehatan tubuh.
Apa pun alasannya, menyeruput teh bukan sekadar membasahi kerongkongan atau pemuas dahaga belaka. Dari beragam alasan tadi, teh berkembang menjadi salah satu minuman favorit yang banyak disukai orang di seluruh dunia, termasuk warga Indonesia. Saat pikiran sedang ‘beku’, penyuka minum teh buru-buru menyedu. Beberapa menit kemudian, ia merasa terpuaskan. Rasa segar kembali menjalari tubuh, pikiran pun lebih rileks. Ujung-ujungnya, mood bangkit lagi.

“Karena alasan teh itu baik dan sehat untuk tubuh maka muncul keberadaan Tea Addict ini, tepatnya tahun 2002 lalu. Saat itu belum ada tempat khusus semacam tea lounge atau tea house khususnya di Jakarta. Pada waktu itu yang menjamur adalah coffee shop dan café-café. Dan kami pun tak ingin menjadi follower tapi menjadi trend setter,” papar Erry Alif selaku PR& Marketing Manager Tea Addict.
Ia pun memaparkan secara terperinci bahwa bagi masyarakat Indonesia, teh bukanlah barang baru. Teh merupakan sajian minuman ‘wajib’ kala pagi hari. Umumnya, sajian teh hanya diseduh dengan air panas tanpa campuran lain selain gula, tentunya. Tak hanya itu, teh pun memiliki khasiat yang baik bagi tubuh. Selain memberikan rasa kesegaran dan relaksasi, teh pun dipercaya bisa menetralisir gejala-gejala penyakit. Tingginya kandungan vitamin antioksidan dalam teh dapat mencegah penyakit-penyakit berbahaya seperti kanker, jantung, bahkan osteoporosis. Sedangkan bagi perempuan, bisa menjaga kecantikan kulit tubuh atau bahkan melangsingkan tubuh.

“Teh sudah sangat familiar. Apalagi dengan adanya teh kemasan yang sekali celup jadi lebih praktis. Tapi pengetahuan masyarakat tentang teh baik dari cara penyeduhan maupun manfaat dari masing-masing teh masih terbilang kurang. Berbeda dengan Jepang, minum teh sudah merupakan upacara tradisional,” katanya.

Tea AddictDengan motivasi memberikan edukasi kepada masyarakat tentang manfaat teh, Tea Addict pun melengkapi sajian minuman aneka teh. Tak hanya berupa seduhan teh klasik tetapi juga memberikan tampilan yang berbeda dari sebuah teh. Harga yang ditawarkan relatif terjangkau dengan kisaran antara Rp. 14.000,- hingga Rp. 45.000,-.
“Tersedia bermacam-macam minuman teh baik yang disajikan panas atau dingin. Ada special tea seperti Strawberry Flirt, Teh Tarik ala Malaysia, Earl Grey Tea Addict, Jasmine, Caramel hingga Blackcurrant. Anda pun bisa mencoba teh khas mancanegara seperti Queen Marry, Nilgiri dan Darjeeling. Mau khas Japanese Green Tea ada Sencha dan Bancha. Kalau pun ingin mencoba green tea dengan rasa Peppermint pun bisa,” promosinya.

Memiliki 100 lebih sajian teh, Tea Addict pun mempunyai minuman andalan yakni Pure Nirvana. Minuman yang disajikan dengan daun teh ini pun dilengkapi madu dan sumpit. Selain keunikan daun teh yang bisa diambil menggunakan sumpit lalu dimakan dengan celupan madu, Pure Nirvana pun bisa di-reffill tanpa mengurangi citra rasanya. “Tapi dianjurkan untuk me-refill maksimal sebanyak empat kali, karena teh bisa memberikan relaksasi jadi dikhawatirkan berlebihan,” ungkap Erry memberi alasan.
Tetapi tak perlu khawatir, teh yang digunakan sebagai bahan dasar merupakan teh dengan pilihan kualitas terbaik. Erry mengatakan, teh yang berasal dari wilayah Ciwidey, Bandung tersebut adalah pemilihan dari P1, P2 dan P3 (pucuk 1, 2, dan 3 yang dipetik, red). Tetapi khusus untuk jenis white tea hanya P1 saja yang dipetik dari setiap pohonnya. “Teh yang digunakan 80% produk dalam negeri dan sisanya luar negeri. Selain itu, kami memproduksi teh kering dalam bentuk kemasan kaleng yang bisa dibawa pulang dengan harga sekitar Rp. 75.000,- per 125 gram,” tambahnya.

Berlokasi di bilangan Jakarta Selatan dan telah memiliki satu cabang, Tea Addict dalam seharinya bisa mendatangkan 70 orang untuk singgah. “Biasanya yang datang adalah para eksekutif muda yang umumnya bekerja tetapi tidak menutup kemungkinan yang lain. Mereka mampir untuk refresh setelah seharian sibuk bekerja,” imbuh kelahiran Padang, 14 Maret 1966 ini.
Bernuansakan modern art minimalis, Tea Addict menawarkan kenyamanan dalam bentuk lounge yang sangat cozy untuk berbincang-bincang dalam suasana santai. Namun, Tea Addict dapat berubah wujud sesuai dengan kebutuhan acara seperti ulang tahun, gatehring, rapat, seminar. Lounge yang dapat mengakomodasikan 100 orang ini dilengkapi juga oleh fasilitas conference call, fax, screen + in focus, filp chart, standard sound system dan sarana pendukung lainnya.  Tea Addict juga dilengkapi dengan layanan spa, ramal menggunakan tarot, perpustakaan dan ruang rapat pribadi berkapasitas 10 orang. Penasaran? Mampir aja!

Tidak ada komentar