Peluang Usaha

BNI Tambah Porsi Kredit UKM & Syariah



PT Bank Negara Indonesia (BNI) Tbk, pada tahun ini lebih berkonsentrasi ke kredit usaha kecil dan menengah (UKM) dan Syariah. Bila tahun lalu dari total kredit sekitar Rp 66 triliun, porsi UKM mencapai  Rp 28,06 triliun atau sekitar 40%, untuk tahun ini akan tumbuh 20% dan pada tahun-tahun mendatang porsinya akan lebih besar. Kredit ritel, khususnya untuk UKM sudah dimulai sejak 2004 lalu. Untuk itu, manajemen BNI sudah membuat beberapa kebijakan yakni penyederhanaan prosedur, membangun sentra pelayanan kredit, termasuk pemberian kewenangan cabang yang terkait dengan realisasi penyaluran kredit kepada para UKM.  BNI juga menggandeng beberapa BPR untuk penyaluran kredit ke sektor pengusaha menengah kecil, serta membuat produk-produk kredit baru dengan skema yang ringan dan mudah. Salah satu produk menyediakan kredit kepada pebisnis UKM senilai Rp 50 – Rp 500 juta. Seperti dikutip Jurnal Nasional, untuk menyalurkan kredit ke sektor UKM, BNI telah memiliki 203 outlet yang terdiri dari 17 sentra kredit menengah, 47 sentra kredit kecil, 52 unit kredit kecil dan 87 cabang.

Tidak ada komentar