Advertisement
Advertisement
Home
Gapura
Wacana Utama
Peluang
Inovasi
Strategi
Pemasaran
Franchise
Profesional
CEO
Agribisnis
Sukses
Lifestyle
Manajemen
Selepreneur
Finansial
Kontak Bisnis
Kolom
Buku
Advertorial
Resto Area
Hujan atau Panas Kini Tidak Lagi Masalah
Tuesday, 16 June 2009

Dedy Astika, Kanopi Serat RamiAlangkah enaknya jika saat berkendara dengan sepeda motor kita terbebas dari guyuran air hujan dan sengatan matahari. Khayalan ini bisa menjadi nyata dengan hadirnya produk kanopi serat rami. Inovasi yang dilakukan Dedy Astika bisa jadi akan mengurangi ‘penderitaan’ pengendara motor saat musim hujan datang. Anita Surachman

Musim hujan sering dianggap ‘musuh’ oleh para pengendara sepeda motor. Saat musim ini tiba, aktifitas menjadi terganggu. Mereka terpaksa berteduh untuk menghindari guyuran air hujan. Atau bisa juga menggunakan mantel atawa jas hujan. Cara ini terbilang cukup efektif, meski sering merasa ribet saat harus memakainya. Begitu hujan selesai, jas hujan pun tak lagi digunakan. Masalah baru muncul ketika panas matahari menyengat tubuh. Lalu, bagaimana untuk mengatasinya? 

Andai saja, sepeda motor yang kita gunakan bisa melindungi dari guyuran air hujan serta sengatan panas matahari? Tentu akan lebih nyaman. Anda mestinya tidak sedang mengalami delusive (khayal), karena hal itu bisa diwujudkan. Pasalnya, kini tercipta produk baru yang berfungsi sebagai pelindung dari cuaca panas sekaligus iar hujan. Ringkas dan praktis. Sebagaimana yang diperkenalkan oleh Dedy Astika, alumnus Universitas Islam Indoanesia (UII) Yogyakarta. Dedy membuat sebuah hasil inovasi berupa kanopi dari bahan serat alam rami yang diperuntukkan bagi pengendara sepeda motor.

Ide membuat kanopi, muncul dari M. Ridwan, ketua jurusan di tempatnya kuliah. Didasari oleh fakta bahwa Indonesia mengenal dua musim: peghujan dan kemarau yang sama-sama tidak menguntungkan buat pengendara motor. Selain itu jugakarena faktor jarak tempuh yang cukup jauh antara rumah dan kampusnya yang mencapai lebih dari 40 km. Hal ini yang akhirnya mendorongnya untuk merealisasikam membuat aksesoris bagi pengendara sepeda motor untuk melindungi dan panas dan hujan. “Apabila kita memakai jas hujan maka akan terasa repot dan faktor keamanan juga akan berkurang. Ada kemungkinan jas hujan masuk ke rantai motor,” kata Dedy.

Pada tahun 2007, salah seorang mahasiswa di kampusnya pernah ada yang membuat master produk untuk pertama kali. Tetapi menurut Dedy, pada waktu itu produk yang dibuat masih terasa berat dan kurang sempurna. Maka, di tahun yang sama, tepatnya pada bulan November, dibentuklah team untuk penyempurnaan kanopi tersebut. Dalam tim itu terdapat 18 orang yang masing-masing individu meneliti sekaligus menjadikannya sebagai bahan untuk tugas akhir. “Pada saat itu ada yang menangani argonomi, ada yang terowongan angin, ada yang pembuatan untuk delivery, ada yang mengurusi pengukuran digital. Dan saya sendiri menangani pembuatan kanopi menggunakan serat alam rami dengan campuran poliester yang dibentuk melalui molding (cetakan),” tuturnya.

Ulasan selengkapnya dapat dibaca di Majalah Pengusaha edisi 91/ Januari 2009.

 
© 2010 Majalah Pengusaha - Referensi Usaha Anda