Home
Gapura
Wacana Utama
Peluang
Inovasi
Strategi
Pemasaran
Franchise
Profesional
CEO
Agribisnis
Sukses
Lifestyle
Manajemen
Selepreneur
Finansial
Kontak Bisnis
Kolom
Buku
Advertorial
Resto Area
Mencicipi Anggur Lokal Kualitas Impor
Thursday, 07 May 2009

Emi Budiyati, Staf Peneliti BalitjestroAnggur identik dengan buah impor, mewah nan mahal. Tapi, Tim Anggur Balitjestro mengatasinya dengan memperkenalkan Anggur Prabu Bestari, yang kualitasnya  tak kalah dari anggur-anggur impor, namun dengan harga jauh lebih murah. Russanti Lubis

Anggur impor, terutama anggur merah, sangat digemari konsumen. Karena, warnanya menarik, buahnya besar, rasanya manis, dan harganya terbilang terjangkau, serta gampang dijumpai di pasaran. Dilihat dari potensi yang dimiliki Indonesia, kita memunyai plasma nutfah (sumber daya genetika, red.) anggur yang dikoleksi oleh Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro), tepatnya di Kebun Percobaan Banjarsari.

Varietas anggur merah tersebut dinamai Prabu Bestari oleh Bupati Probolinggo, Jawa Timur. Masih asing mendengarnya? Bagaimana dengan Red Prince? Sebagian besar dari Anda, setidaknya pernah mendengar jenis anggur dari Australia itu. Padahal, sebenarnya Red Prince merupakan nama asli dari Prabu Bestari, yang diperkenalkan ke Indonesia pada tahun 1986. Lima tahun kemudian, Prabu Bestari dikoleksi oleh Kebun Percobaan Banjarsari. Lantas, pada tahun 2002, anggur ini menyemarakkan pasar buah pada umumnya dan pasar anggur khususnya di Probolinggo dan sekitarnya.

Anggur Prabu BestariTidak cuma itu, Prabu Bestari yang bibitnya dapat diperoleh di Koperasi Pegawai Republik Indonesia Citrus (Balitjestro) dengan harga Rp10.000,-/bibit ini, juga telah dilepas sebagai varietas unggul pada tahun 2007, berdasarkan Surat Keputusan Menteri. Selain itu, anggur ini telah pula didaftarkan di Kantor Pusat Perlindungan Varietas Tanaman, Departemen Pertanian, pada tahun 2008.

“Pertimbangannya, Prabu Bestari memunyai kualitas buah yang bagus, yang dapat menyaingi anggur impor yang banyak beredar di pasaran. Anggur ini memiliki warna kulit merah, ukuran per butir buah dengan tinggi 17 mm–29 mm dan diameter 9,4 mm–24,5 mm, serta berbentuk bulat agak lonjong dengan rasa manis segar. Hasil analisa kimia menunjukkan bahwa Prabu Bestari memiliki kandungan gula anggur 20°Brix, kadar asam 1,9%, kadar juice 47,77%, dan kandungan vitamin C 23,23 mg/100 gr,” jelas Emi Budiyati, Staf Peneliti Balitjestro.

Ulasan selengkapnya dapat dibaca di Majalah Pengusaha edisi 91/Februari 2009.

 

 
© 2010 Majalah Pengusaha - Referensi Usaha Anda