Advertisement
Advertisement
Home
Gapura
Wacana Utama
Peluang
Inovasi
Strategi
Pemasaran
Franchise
Profesional
CEO
Agribisnis
Sukses
Lifestyle
Manajemen
Selepreneur
Finansial
Kontak Bisnis
Kolom
Buku
Advertorial
Resto Area
Kecipir, Jangan Dicibir! Proteinnya 12 Kali Lipat daripada Daging Sapi
Thursday, 05 March 2009

Retno Budi, KecipirKecipir sering dianggap sepele, padahal ia memunyai segudang manfaat. Bahkan, kandungan proteinnya jauh lebih hebat ketimbang daging . Russanti Lubis

Anak-anak dalam masa pertumbuhan sekaligus juga pada masa belajar, membutuhkan asupan gizi, khususnya protein nabati, yang cukup. Tapi, jika kondisi keuangan orang tua mereka tidak memungkinkan, mengingat harga daging sapi, sebagai salah satu sumber protein nabati, tidaklah murah, tentu saja kebutuhan itu tidak akan terpenuhi. Kepala Sekolah (kepsek) dan para guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) Rengas, Ciputat Timur, Tangerang, tidak kekurangan akal. Dua kali dalam sebulan, mereka memberi makanan tambahan bergizi berupa bubur kacang hijau kepada para murid mereka, gratis.

Ternyata, kegiatan mulia para guru ini belum memberi hasil yang memuaskan. Hingga, suatu ketika, Adi Kharisma, pemilik bisnis tempat makan berbasis ketela ungu, Sweet Purple (artikel tentang Sweet Purple dapat dilihat dalam Majalah Pengusaha edisi Oktober 2008, red.), berkunjung, ngobrol, dan menawarkan SDN yang menampung anak-anak dari kalangan menengah ke bawah ini, untuk menanam kecipir.

KecipirMengapa kecipir? “Berdasarkan beberapa literatur tentang kecipir yang saya baca, dikatakan bahwa olahan biji buah kecipir yang telah matang, memiliki kandungan protein nabati 12 kali lipat lebih banyak daripada daging sapi,” kata Adi.

Tentu saja, hal ini sangat menarik perhatian para pahlawan tanpa tanda jasa di SDN ini. “Kami pun menanamnya sejak empat bulan lalu. Lantas, kami mencoba mengolah biji-biji buahnya yang sudah menua (berwarna hitam, red.) menjadi susu. Ternyata, anak-anak suka.

Ulasan selengkapnya dapat dibaca di Majalah Pengusaha edisi 88/2008.
 
© 2010 Majalah Pengusaha - Referensi Usaha Anda