|
Tanaman Puring, Bukan Sekadar Penanda Makam |
|
Thursday, 08 January 2009 |
|
Dulu puring hampir-hampir tidak memiliki nilai ekonomis tetapi ketika tanaman hias daun booming, gengsi puring juga melesat . Russanti Lubis Bila berbicara tentang puring, otomatis ingatan kita akan melayang ke tanaman yang biasanya digunakan sebagai pengganti pagar, penghias taman, atau penanda makam. Dengan citra yang demikian, imbasnya, harga jualnya pun rendah sehingga para petani puring (Latin: codiaeum variegatum, red.) selalu terbentur pada pemasarannya. Tetapi, seiring dengan booming tanaman hias daun beberapa tahun terakhir ini, tanaman yang masih termasuk dalam keluarga eforbia ini pun ikut terangkat gengsinya.
Di sisi lain, sebenarnya tanaman yang konon berasal dari Maluku ini kaya akan warna dan bentuk, serta corak. Selain itu, ia termasuk tanaman hias yang tumbuh sepanjang tahun dan tahan terhadap terpaan langsung sinar matahari. Tanaman yang dapat pula dijumpai di Thailand, Florida (Amerika Serikat), Australia, dan daerah-daerah beriklim panas (baca: tropis, red.) ini, juga memiliki ribuan jenis.
Ulasan selengkapnya dapat dibaca di Majalah Pengusaha edisi 85/2008. |