|
Pernah di suatu zaman orang mempunyai keyakinan bahwa pemimpin itu dilahirkan. Pemimpin terlahir karena takdir, bukan karena hasil dari suatu ikhtiar. Bahkan dalam, budaya tertentu meyakini untuk menjadi seorang pemimpin seseorang harus mendapatkan wahyu. Adalah penulis bestseller New York Times, Ken Blanchard, yang membuktikan bahwa kepemimpinan yang hebat adalah sebuah proses, bukan sesuatu yang instant. Secara implisit ia mengakui pemimpin yang hebat adalah pribadi yang istimewa. Namun kemampuan istimewa itu bukanlah suatu takdir, melainkan suatu proses pembelajaran yang panjang. Lantaran bukan sebuah takdir, siapa pun orangnya, bisa menjadi pemimpin yang luar biasa. Menjadi pemimpin yang hebat bisa dipelajari sebagaimana ilmu-ilmu yang lain; matematika, biologi, fisika dan sebagainya. “Ilmu” menjadi pemimpin yang hebat itulah yang dibeberkan oleh Ken Blanchard dalam Leading at a Higher Level yang edisi Indonesia-nya diterbitkan Elex Media Komputindo. Dituliskan didasarkan pengalaman profesionalnya menangani masalah kepemimpinan selama dua dasawarsa lebih, buku ini jelas-jelas memiliki dasar empiris dan teoritis yang lebih dari memadai. Siapa pun Anda, pasti akan membutuhkan buku ini. Karena pada prinsipnya setiap orang adalah pemimpin, setidak-tidaknya bagi dirinya sendiri. |