|
Titik Revolusioner Kesuksesan |
|
Friday, 16 November 2007 |
Agus Widodo CEO Grup Money Changer TREND VALASINDO Pengajar di Entrepreneur University www.trendvalasindo.com
Kemampuan adalah latihan ditambah ketekunan Apakah dari setiap pribadi kita mampu mencapai target yang paling tinggi dalam dunia karir dan usaha? Jawaban yang pasti adalah mampu. Setiap pribadi kita dimulai dengan ketidakmampuan tentang sesuatu hal atau pekerjaan yang kita anggap baru. Baru menurut Anda, bisa menjadi lama bagi orang lain. Bagi kita yang tidak pernah mencoba sesuatu yang baru, kita beranggapan tidak mampu. Kita menjadi mampu, bahkan menjadi ahli karena sering melakukannya Mereka yang pantas hidup adalah pribadi yang selalu melakukan hal-hal baru. Seorang ilmuwan, peneliti, dan pakar menjadi sangat terkenal hanya karena menemukan sesuatu yang baru bahkan bukan betul-betul baru. Mulailah untuk selalu melakukan pem-baru-an ide sebagai bentuk latihan. Tanpa ketekunan Anda tidak akan pernah menemukan sesuatu yang baru. Anda bisa disebut hidup kalau Anda berubah. Dan ternyata perubahan itu sendiri adalah pem-baru-an.
Rintangan itu bukan masalah Rintangan itu ada dan terasa berat, hanya pada saat pertama kali Anda mengalaminya. Akan terasa lebih ringan bahkan menjadi tidak ada pada saat Anda mengalami yang keduakalinya. Rintangan itu betul-betul bukan masalah. Anda beranggapan rintangan adalah suatu masalah karena Anda belum tahu solusinya. Rintangan menjadi masalah yang nyata karena Anda belum pernah mengalaminya. Pribadi yang sukses menganggap rintangan adalah suatu tangga untuk mencapai sebuah keberhasilan. Pribadi yang sukses akan mencari rintangan, bukan menghindari-nya. Janji dari yang Maha Punya dunia, pribadi yang lebih dulu mampu menyelesaikan rintangan, dia sangat dekat dengan keberhasilan.
Mana yang lebih dulu: materi (modal) atau kesadaran? Bila materi adalah satu-satunya yang bisa membuat orang sukses, berarti tidak ada tempat untuk orang sepirit (sedikit materi = sepi- irit) mencapai keberhasilan. Hampir sebagian besar pribadi-pribadi yang sukses di alam semesta ini, berlatar belakang ‘sepirit’. Yang terjadi adalah penglihatan realitas. Orang yang sukses selalu kaya materi, baik dia sebagai pribadi atau karena generasi sebelumnya. Sebab kehidupan selalu mengacu pada fenomena-fenomena yang tampak, padahal sesuatu yang lebih berharga selalu lebih tersembunyi. Hal yang tampak kali pertama di luar adalah sampul!. Di balik keberhasilan ada materi ataukah dibalik keberhasilan ada kesadaran. Materi berlebih karena Anda hidup dalam kesadaran. Kesadaran untuk bekerja lebih keras dibandingkan orang lain, kesadaran untuk mempergunakan waktu secara maksimal, kesadaran untuk lebih berprestasi, kesadaran untuk lebih berani, kesadaran untuk lebih konsekuen menerima resiko dan kesadaran-kesadaran lainnya. Kesadaranlah yang akan mengantarkan kita memiliki lebih materi.
Ada jawaban atas kegagalan Anda sering gagal, karena Anda sering memulai dari bagian-bagian tanpa perspektif yang utuh. Bila Anda adalah keutuhan, bagian-bagian dalam diri semua harus dikorbankan kecuali diri Anda. Waktu, pikiran, bahkan materi harus dalam pengertian membantu keberhasilan Anda. Bila ingin menang bermain catur, kita harus berpikir mulai dari keutuhan: bidak, benteng, bahkan menteri boleh mati, asal raja berjaya. Anda gagal karena memulai dari cara pandang yang berbeda. Melihat dunia ke dalam diri kita, bukan dari diri ke dunia. Cara pandang yang pertama akan membawa Anda menabrak dinding-dinding pembatas. Dan akhirnya menghasilkan keputusan yang salah dan fatal. Anda selalu dimatikan oleh keterbatasan pemikiran jawaban atas emosi dan pengalaman Anda. Kenapa manusia lebih sering gagal daripada hewan? Karena manusia hidup dengan keputusan akalnya sendiri, sedangkan hewan langsung dengan perintah Tuhannya. Bila Anda melihat ada pribadi yang berhasil, itu karena dia senang mencoba dan sabar menunggu keputusan Tuhan-Nya. |