Advertisement
Advertisement
Home
Gapura
Wacana Utama
Peluang
Inovasi
Strategi
Pemasaran
Franchise
Profesional
CEO
Agribisnis
Sukses
Lifestyle
Manajemen
Selepreneur
Finansial
Kontak Bisnis
Kolom
Buku
Advertorial
Resto Area
Salon Anjing Mobile, Piaraan Cantik, Pasar Asyik
Tuesday, 21 August 2007

Happy Pets GroomingDiceritakan, ibu satu putra itu menekuni usaha salon anjing keliling ini karena berangkat dari keluarga yang hobi memelihara anjing. Sebelumnya ia pun merupakan pelanggan setia salon anjing pula. Saat sebelum menikah sekitar sepuluh tahun yang lalu dan masih tinggal di Jakarta cukup gampang mendapati salon binatang. Namun tidak demikian setelah ia mengikuti suami tinggal di Karawaci, Tangerang. Apalagi suaminya pada awalnya tidak terlalu menyukai anjing. Ia diperbolehkan tetap membawa anjing puddle kesayangannya asalkan tidak sampai menimbulkan bau sehingga bagaimana pun caranya dia mesti bolak-balik ke Jakarta hanya untuk memandikan atau terpaksa membayar lebih agar pegawai salon mau datang ke rumahnya. Dari pengalaman itu akhirnya menimbulkan keinginan memiliki salon anjing sendiri. Ia bahkan sampai kursus di Singapura karena tidak mau sekadar asal-asalan.  

Meskipun pada dasarnya hanya berangkat dari hobi, menurut wanita pebisnis di bidang garmen, restoran, juga pemasok buah-buahan di supermarket tersebut sebenarnya usaha ini prospektif asal dilakukan memakai sistem yang profesional bukan sekadar mengejar keuntungan atau hanya karena mengikuti trend.  Saat ini Happy Pets Grooming memiliki sekitar 27 orang karyawan dengan 10 buah armada, delapan buah sepeda motor dan 2 buah mobil untuk menjangkau wilayah Jabodetabek. Itu pun ia mengaku masih kuwalahan sehingga wilayah Bogor untuk sementara belum terlayani.
Salah satu kendala yang acap dialami, diakui Henny adalah masalah pengaturan jadwal itu sendiri. Di samping jarak tempuh, faktor yang menentukan lama tidaknya waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan masing-masing order adalah sifat setiap hewan yang dirawat. Maklum namanya binatang jelas bermacam-macam, ada yang penurut, galak, susah diam dan sebagainya. Kesulitan lain misalnya, lama perjalanan meleset dari perkiraan akibat kemacetan atau hujan. Dalam kondisi normal, seorang pelanggan yang meminta servis standar, dua atau tiga hari kemudian sudah dapat dilayani.  Tetapi bila menghendaki layanan eksklusif maka waiting list bisa mencapai satu atau dua minggu.  
Sedangkan bagi costumer lama rata-rata sudah memiliki jadwal tetap. Misalnya perawatan setiap dua minggu sekali atau tergantung kemauan masing-masing. Ada yang meminta setiap satu minggu didatangi, atau pun sebulan sekali setiap tanggal tertentu.  

Oleh karena selalu merasa overload menerima order maka Henny bermaksud mengajak mitra yang tertarik mengembangkan bisnis jasa salon anjing keliling tersebut. “Rencana saya bulan Juni ini sudah mulai membuka franchise sehingga nanti seluruh Jakarta, masing-masing terdapat dua tempat. Jadi seluruhnya dikepung,” ucapnya mantap. Salah satu keuntungan lain apabila telah memiliki banyak cabang,  operasional akan jauh lebih mudah. Karena belum merata sementara ini jarak masih diperhitungkan pada  saat menentukan besarnya harga. “Kalau sudah franchise maka seluruh Jakarta, bahkan seluruh Indonesia akan sama,” tukasnya.


 
© 2010 Majalah Pengusaha - Referensi Usaha Anda