|
Animo anak-anak, khususnya, dalam mempelajari teknik menggambar komik Jepang makin tinggi. Kendati biaya kursus tergolong mahal, peminatnya tak pernah sepi. Renny Arfiani Jepang seolah memiliki magnet untuk menarik perhatian masyarakat dunia. Keunggulannya dalam hal ilmu pengetahuan, teknologi, hingga keunikan budayanya, membuat negeri Sakura ini mendapatkan tempat istimewa, tak terkecuali oleh masyarakat kita. Sehingga apapun yang 'beraroma' Jepang selalu punya nilai jual. Bahkan untuk hal-hal sederhana sekalipun, semisal kursus merangkai bunga, bisnis penjualan action figure, alat-alat beladiri asal Jepang sampai kursus menggambar komik atau dalam bahasa Jepang disebut manga.
Dalam beberapa tahun terakhir, beragam kartun dan komik asal Jepang atau manga banyak beredar di Indonesia. Saat itulah muncul penggemar-penggemar manga yang mulai tertarik untuk belajar menggambar komik ala Jepang. Namun kursus semacam ini tidak didukung fasilitas yang memadai dalam arti belum ada lembaga resmi yang menaungi sementara jumlah penggemar manga kian meningkat. Biasanya alternatif pilihan mereka mendatangi Japan Foundation yang kerap menyelenggarakan semacam workshop tentang manga. Bisnis kursus menggambar manga inilah yang dilirik oleh sebuah lembaga pendidikan Machiko Manga School. Ketika seorang mangaka (ahli menggambar manga/komik, red) Machiko Maeyama diundang oleh Japan Foundation untuk mengisi acara workshop tersebut pada tahun 2000 dan tak disangka mendapat respon luar biasa dari peminat manga. Kemudian berlanjut untuk mendirikan sebuah lembaga pendidikan resmi yang mengajarkan bagaimana teknik menggambar manga yang benar.
"Kami melihat peluang bisnis setelah diundang dalam workshop yang ternyata peminatnya cukup banyak. Berhubung saat itu belum ada tempat kursus yang bisa mengajarkan teknik dan gaya mengambar dari Jepang, maka kami coba memenuhi permintaan pasar tersebut," ujar Desy Purwaningrum selaku General Manager Machiko Manga School. Sebenarnya hampir tak ada perbedaan mencolok antara manga dan komik. Komik adalah cerita bergambar pada umumnya sementara manga adalah komik khas Jepang yang biasanya disertai dengan versi animenya. Lantas dimana letak perbedaannya sehingga banyak orang berbondong-bondong ingin memperlajari teknik menggambar manga?
Ulasan selengkapnya dapat dibaca di Majalah Pengusaha edisi 99/Oktober 2009. |