|
Perawatan tubuh memlalui spa kini telah berubah menjadi kebutuhan bagi sebagian wanita. Ada sejumlah layanan spaying ditawarkan mulai dari rambut hingga kaki. Namun belum ada spa yang khusus menangani organ intim wanita. V-spa milik Worro Harry Soeharman mencoba menangkap peluang bisnis yang ternyata banyak dibutuhkan kaum hawa tersebut. Anita Surachman Siapa yang tidak mengenal spa? Hampir sebagian besar wanita pasti familiar dengan kata ini. SPA ( Solus Per Aqua) yang artinya pengaobatan atau perawatan hanya dengan air adalah terapi yang sudah ribuan tahun digunakan untuk memelihara tubuh. Saat ini, layanan spa dapat dengan mudah ditemukan diberbagai pusat kecantikan, mulai dari spa untuk tubuh, rambut (hair spa), sampai kaki (foot spa). Bahkan sekarang, muncul spa khusus untuk organ intim wanita. Adalah Worro Harry Soeharman atau yang akrab disapa dengan Worro yang menjadi pencetus lahirnya metode perawatan organ intim berupa V-Spa (Vitalitas Spa).
Harus diakui potensi bisnis spa saat ini memang cukup menggiurkan. Usaha yang berkaitan erat dengan kecantikan ini tidak perlu lagi diragukan prospeknya. Di tengah carut marutnya kondisi ekomi sekarang ini, bisnis spa nyaris tak mengenal kata krisis. Bagi kalangan menengah-atas, spa tak ubahnya sudah menjadi sebuah kebutuhan dan gaya hidup modern. Kendati begitu, perkembangan zaman yang semakin maju ternyata tidak meninggalkan akar-akar kebudayaan yang terpatri dalam jiwa Worro. Keahlian dan bakatnya sebagai seorang top terapis di Martha Tilaar selama 16 tahun silam dan kematangan pengalaman yang telah malang melintang di dunia perawatan tubuh baik di dalam maupun luar negeri menjadikan Worro andal dibidangnya. Tak heran jika usaha yang ia geluti pun masih berkaitan erat dengan wilayah keahliannya.
Sejarah dimulainya bisnis V-Spa ini menurut Worro, terlahir dari ketertarikannya untuk mengembangkan dan memperkenalkan perawatan Indonesia asli. Berbekal kepercayaan dari seorang owner salah satu perusahaan besar yang concern terhadap kecantikan, Worro dipercaya untuk mengembangkan ide genius science ilmu tradisional itu keberbagai tempat. Diantaranya ke keraton mulai dari Yogyakarta, Solo, Aceh, hingga Kalimantan. Dari situlah ia mulai banyak mempelajari dan mengembangkan satu konsep tentang bagaimana perawatan Indonesia. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan spa kini semakin berkembang mulai dari rambut, tubuh dan kaki. Tetapi khusus untuk vitalitas, menurutnya, masih belum ada. Bagi wanita, ada fase kehidupan yang harus dilalui yakni perkawinan. Pada fase ini kaum hawa harus focus terhadap perawatan pribadinya. Tapi sayangnya hal ini tidak pernah terekspose secara formal maupuin global. Padahal itu merupakan satu hal yang penting. Bagaimana memberikan satu perawatan antara perawatan inner dan internalnya dengan cara-cara yang tradisional. Seperti meminum jamu, herbal, makanan sehat dan juga perawatan luarnya seperti kulit dan yang utama ke bagian vitalnya.
Dari situlah muncul inspirasi untuk membuka V-spa. “Kenapa ada spa untuk rambut, tubuh. Kenapa tidak ada V-spa? Nah, dengan segala kekuatan dan minta restu maupun mempelajari secara ilmiah dengan dokter-dokter herbalis, aromaterapis, dan diback up secara ilmiah, maka terciptalah suatu metode perawatan khusus untuk organ intim yang tentunya tidak hanya difokuskan untuk bagian itu saja tapi juga untuk balancing antara body, mind, and soul,” kata wanita yang dikenal sebagai pakar dan ikon massage Indonesia ini.
Ulasan selengkapnya dapat dibaca di Majalah Pengusaha edisi 91/ Januari 2009.
|