|
Hanya segelintir orang yang mau menekuni bisnis karcis secara serius. Kondisi ini dimanfaatkan secara cerdas oleh Tobagus Rahmad Utama dengan mendirikan Rajakarcis.com . Wiyono Keberhasilan yang dicapai beberapa perusahaan ticket box, sebut saja Sistic Box dari Singapura, Axcess Tickets di Malaysia, atau TicketNet asal Pilipina yang telah menjadi ikon bagi bisnis karcis di negara mereka, menginspirasi Tobagus Rahmad Utama membuka bisnis sejenis. Pada tahun 2003, pria kelahiran Jakarta 1975 itu pun mendirikan Rajakarcis.com. Modalnya sekitar Rp50 juta, merupakan hasil pesangon yang dikumpulkan secara patungan dengan beberapa mantan rekan kerjanya. Perusahaan M-Web –tempat Bagus bekerja— gulung tikar ketika era keemasan perusahaan dotcom kian memudar yang mengakibatkan tewasnya situs web komunitas tersebut. Bagus sendiri tercatat sebagai Head Service di perusahaan itu.
Pelan tapi pasti, bisnis yang dirintis bagus mulai menggeliat. Tak banyak pemain yang menggeluti usaha ini secara serius. “Waktu itu masih ada Ibu Dibyo. Tapi Ibu Dibyo lebih focus kepada orang-orang jaman dulu. Sekarang kayaknya tidak ada yang mempromosikannya secara aktif. Maka saya berfikir untuk terjun ke bisnis ini,” ujar Bagus. Konsep awal Rajakarcis.com adalah bisnis penjualan jenis tiket apa saja, baik karcis pertunjukan konser musik, pertunjukan keluarga, teater, training, bahkan termasuk tiket perjalanan. Tetapi perkembangannya kemudian ternyata ada beberapa jenis tiket yang agak susah dijual ke masyarakat. Misalnya tiket travel. Ketika itu, tepatnya tahun 2003, sedang trend adanya tarif penerbangan murah. Gontok-gontokan tarif antar maskapai penerbangan menyebabkan harga tiket pesawat begitu murah. Alhasil, yang lebih berkembang justru perusahaan travel itu sendiri. “Akhirnya kita putuskan hanya fokus pada layanan tiket pertunjukan saja, seperti konser, family show, pertandingan olah raga, seminar, dan sebagainya,” tuturnya..
Kini terdapat belasan bisnis ticket box di Jakarta. Beberapa nama besar dan cukup terkenal diantaranya Ibu Dibyo, Aquarius Mahakam, dan Wartajazz, Dibandingkan dengan ticket box lain, Rajakarcis.com memiliki sedikit perbedaan. Perusahaan ini benar-benar fokus mengurusi penjualan tiket saja, kendati pendapatan yang diperoleh hanya dari komisi. Sedangkan beberapa pemain lain menjadikan penjualan tiket hanya sebagaibisnis sampingan semata. Komisi yang diterima pengusaha jasa penjualan tiket dari promotor untuk setiap event berbeda-beda. Rajakarcis.com biasanya menerima 5%-15% dari nilai tiket yang laku. Prosentase itu ditentukan tergantung dari harga per tiket, jumlah tiket keseluruhan dan jenis acaranya. Tiket seminar, contohnya. Dengan jumlah peserta terbatas, komisi yang kelak diterima akan lebih tinggi –bisa mencapai 20%, karena dibutuhkan usaha yang lebih keras dalam menjual. Dalam sebulan Bagus biasanya bisa menangani rata-rata 2-4 event.
Ulasan selengkapnya dapat dibaca di Majalah Pengusaha edisi 89/2008 |