Home
Gapura
Wacana Utama
Peluang
Inovasi
Strategi
Pemasaran
Franchise
Profesional
CEO
Agribisnis
Sukses
Lifestyle
Manajemen
Selepreneur
Finansial
Kontak Bisnis
Kolom
Buku
Advertorial
Resto Area
From Zero to Owner
Friday, 12 February 2010

From Zero to OwnerBenarkah menjalankan usaha cukup bermodalkan keberanian? Jawabnya “ya” jika yang dimaksudkan hanya untuk memulai usaha bukan untuk menjalankan usaha. Untuk memulai sebuah usaha modal utama memang keberanian, bukan uang dan bukan ilmu. Namun untuk menjalankan usaha pengalaman dan pengetahuan mutlak diperlukan. Tak cukup banyak orang yang rela terbentur-bentur dan memiliki ketahanan mental dan fisik untuk terus menerus melakukan trial and error. Itu sebabnya untuk menjalankan usaha diperlukan pengetahuan tentang pengelolaan sebuah usaha.

Salah satu buku yang memberikan bimbingan untuk mengelola usaha ini adalah karya Hadi Hartono, Cara Terbaik Memulai Usaha dari Nol, From Zero to Owner.

Dalam buku yang relatif tipis ini, Hadi mencoba mentransfer pengetahuan dan pengalamannya sebagai pelaku usaha maupun sebagai mentor dari rekan-rekan pengusaha lainnya. 

Tak bermaksud menakut-nakuti, Hadi menegaskan memulai usaha dan menjalankannya bukan persoalan yang gampang. Semua harus dipersiapkan. Salah satu persiapan awal adalah membaca buku ini. (Sukatna Panca M)s8

 
Sukses Tanpa Kerja Keras
Friday, 22 January 2010

Reprogramming Subconscious MindSukses adalah buah dari kerja keras. Untuk sebagian orang pernyataan ini benar, namun banyak bukti bahwa kerja keras tidak menghasilkan kesuksesan. Ujung-ujungnya orang menjadi frustrasi.

Bagi Dr Muruga kesuksesan bisa diraih tanpa kerja keras. Bekerja secara santai dan menyenangkan pun bisa memperoleh hasil melampaui orang yang bekerja keras. Contoh nyata, lebih enak manakah Anda menumpang mobil dengan sopir yang baru belajar atau sopir yang sudah mahir. Padahal sopir yang baru belajar akan bekerja keras dan penuh konsentrasi ketika mengendalikan mobilnya. Sebaliknya, sopir mahir akan mengendalikan mobilnya secara santai dan semuanya seakan-akan bergerak secara otomatis. Sopir yang baru belajar bekerja dengan kompetensi sadarnya, sedangkan sopir mahir akan bekerja dengan kompetensi bawah sadarnya.

Mengoptimalkan kompetensi bawah sadar inilah yang menjadi tujuan Dr Muruga dalam menulis buku Reprogramming Subconscious Mind  yang di Indonesia diterjemahkan dan diterbitkan oleh PT Ufuk Publishing House.

Dalam buku ini pembaca akan dituntun langkah demi langkah dalam memprogram ulang bawah sadarnya sehingga kemampuan yang nyaris terabaikan ini bisa dibangunkan. Dengan formula yang ada dalam buku ini menggapai kesuksesan sama mudahnya dengan aktivitas bernapas sehari-hari. Kecuali dalam kondisi sakit pernapasan, pernahkan Anda merasa harus bekerja keras menarik napas? Bahkan seringkali Anda tidak menyadari kalau Anda sedang bernapas. Dalam menggapai kesuksesan pun Anda tidak perlu bekerja keras, jika Anda berhasil membangun kompetensi bawah sadar sebagaimana yang dituntunkan dalam buku ini. (Sukatna Panca M)

 
The Sedona Method
Friday, 08 January 2010

The Sedona MethodSesungguhnya manusia itu diciptakan dalam keluh kesah. Musababnya banyak: mulai dari yang bersifat jiwani seperti kurang bersyukur, irihati, ketakutan, ketamakan, khawatir, stres, frustrasi dan banyak hal lainnya; hingga yang bersifat ragawi seperti sakit fisik.

Banyak sekali metode yang ditawarkan untuk “mengobati” berbagai persoalan di atas. Sebagian mujarab, sebagian lagi cabar (tak memiliki manfaat apa pun). Bukan karena metode tersebut tidak efesien, melainkan setiap pribadi mempunyai kecocokan terhadap masing-masing metode. Itu sebabnya tak ada ruginya untuk mempelajari berbagai metode, karena pada prinsipnya berbagai metode sejenis mempunyai tujuan tunggal: membimbing manusia meraih kebahagiaan sejati.

Salah satu metode yang pantas dipelajari dan dihayati adalah Metode Sedona. Apakah Metode Sedona? Melalui bukunya The Sedona Method, Cara Dahsyat Melepaskan Belenggu Pikiran & Emosi untuk Memasuki Kebahagiaan Sejati, Hale Dwoskin membedah tuntas metode ini.

Dalam buku yang diterjemahkan dan diterbitkan Ufuk Publishing House ini Hale membuka cakrawala tentang metode “pelepasan” terhadap beban-beban yang selama ini menghambat kemajuan kita ke arah capaian menjadi manusia yang merengkuh kebahagiaan sejati. Pembaca awam sekalipun tidak akan kebingungan metode ini lantaran dituntun langkah demi langkah oleh Hale. Apa pun tujuan kita hidup dan apa pun profesi kita metode ini bisa dijadikan “kendaraan” ke arah tujuan. (Sukatna Panca M)

 
Organisasi Rahasia Penggenggam Dunia
Friday, 11 December 2009

The Bilderberg GroupBenarkah sebagian takdir kita ditentukan oleh orang antah berantah yang secara fisik tidak akan pernah bersentuhan dengan kita? Bagaimanakah “orang-orang” antah berantah menentukan sebagian takdir kita? Inilah yang dijawab dan dielaborasi dengan gamblang oleh Daniel Estulin. Hasil investigasi yang panjang dengan berbagai narasumber mulai dari seorang bell boy sebuah hotel hingga pejabat dinas rahasia dari negara-negara adidaya ini dikemas ke dalam buku “The True Story of the Bilderberg Group,” di Indonesia diterjemahkan oleh Daras Books berjudul “ The Bilderberg Group, Organisasi Rahasia Paling Berpengaruh yang Mengendalikan Dunia Saat Ini.”

Anggota The Bilderberg Group, kata Daniel Estulin  adalah orang-orang penting di berbagai bidang, mulai dari kepala negara, pebisnis, politikus dan jurnalis dari seluruh dunia. Daniel menyebut beberapa nama di antaranya Bill Clinton, Paul Wolfowitz, Henry Kissinger, David Rockfeller, Zbigniew Brzezinki, Tony Blair dll. Pertemuan kelompok ini juga selalu dihadiri oleh orang-orang berpengaruh seperti presiden IMF, Bank Dunia, dan Federal Reserve serta perusahaan-perusahaan dunia kelas wahid. Anehnya, tak satu pun hasil dari pertemuan tahunan yang kini berusia lebih dari lima puluh tahun lebih itu yang pernah dituliskan di media. Ada apa gerangan?

Menurut hasil penelusuran Daniel, kelompok ini membangun imperialisme modern dan mencengkeram dunia di bawah kendalinya. Banyak hal yang terjadi di dunia (termasuk di Indonesia)—seperti krisis ekonomi, pergantian rezim, perang dan lain sebagainya—tak lepas dari peran kelompok rahasia ini. (Sukatna Panca M)

 
<< Start < Prev 1 2 3 4 Next > End >>

Results 1 - 14 of 52
© 2010 Majalah Pengusaha - Referensi Usaha Anda