www.AlvinAdam.com


Majalah Pengusaha

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Di Ambon Manise, Cetak Dijital Instanpun Laris Manis

Posted by On 03.04

Bukan hanya di kota metropolitan kemajuan teknologi dijital menyebar. Di Ambon pun teknologi ini sudah menyentuh kehidupan masyarakat. Ada celah bisnis yang bisa digarap, di antaranya cetak foto dijital. Fitra Iskandar

Transisi era dijital, ikut mengubah perilaku konsumen dalam mengabadikan moment-moment penting dalam kehidupan kesehariannya. Jika tadinya menggunakan kamera konvensional, kini ramai-ramai beralih ke kamera dijital. Begitu juga dengan kehadiran handphone berkamera yang semakin merakyat, dan membuat setiap orang bak fotografer. 
Perkembangan tersebut ternyata juga membuka peluang usaha baru di dunia fotografi. Sejumlah counter cetak dijital foto pada media pin, mug, kaos atau keramik, banyak tersebar di pusat-pusat perbelanjaan di Jakarta maupun kota-kota besar lainnya di tanah air. Zairin, lelaki asal Ambon yang mengungsi selama 6 tahun ke Jakarta akibat konflik sosial di Maluku, juga menangkap peluang itu. Lewat I Studio (Image Studio) dia ikut merambah jasa cetak digital instan di Kota Ambon.

Saat hendak memulai, lelaki yang selama di Jakarta bekerja sebagai aktivis LSM ini, sempat ragu-ragu, karena belum punya gambaran market di Ambon, serta karena sedikitnya modal yang dia miliki. Tapi setelah mempelajari bisnis ini di Jakarta dan mempertimbangkan market yang akan dia garap, Zairin lantas bulat tekad berinvestasi di bisnis layanan cetak digital instant tersebut.
“Ide usaha ini awalnya muncul ketika saya bersama keluarga jalan-jalan ke ITC Kuningan Jakarta. Di sana saya tertarik dengan sebuah counter pencetakan yang banyak didatangi pelanggan. Setelah memperhatikannya lebih jauh, ternyata itu adalah counter cetak dijital instan. Sejak itu saya cari informasi perusahaan yang menyediakan mesin dan peralatan cetak dijital instant seperti yang digunakan counter itu,” kisah Zairin.

Kini, sebuah ruangan 2 x 3 m pada rumah kontrakannya di kawasan Jalan Raya Galunggung, dipermak lelaki yang pernah mengenyam pendidikan design grafis di Master Web School Jakarta ini, sebagai tempat usahanya. Selain menawarkan cetak foto di kertas foto serta berbagai media lainnya seperti pin, mug, kaos dan keramik, Zairin juga memberikan layanan cetak kartu nama, ID card, kalender, desain grafis dan layout.
“I Studio juga melayani cetak dijital di atas kertas glossy atau matte, namun kami menjadikan pencetakan foto pada media pin, mug, kaos dan keramik sebagai tawaran utama ke pelanggan,” papar Zairin.
Meski begitu, peminat cetak di kertas foto yang datang ke I Studio juga termasuk cukup banyak. Ini terutama karena layanan yang diberikan ke pelanggan dianggap memuaskan hasrat mereka. Misalnya dari sedikit retouch gratis atau sentuhan dijital imaging untuk mempermanis foto. Pelanggan juga bisa langsung melihat proses pengolahan di komputer sampai pencetakannya. Tidak heran ada pelanggan dari studio foto besar yang lantas berpindah ke I Studio.

Ongkos cetak dijital yang ditawarkan I Studio cukup terjangkau pelanggan di Ambon. Harga dipatok antara Rp 5.000 sampai Rp 60.000. Yang paling murah adalah cetak foto di wadah pin yang dibanderol Rp 5.000. Sedangkan harga tertinggi adalah biaya cetak di keramik yang dipatok Rp60.000.
“Harga barang yang kami tawarkan sebenarnya sedikit di atas harga Jakarta, namun masih terjangkau pasar di Ambon. Ini terutama karena sebagian besar bahan baku masih harus dipasok dari Jakarta. Misalnya untuk pin, mug dan keramik. Jadi harga tersebut termasuk untuk mensiasati ongkos kirim bahan baku dari Jakarta,” terang Zairin. Suatu peluang bagi Anda di kota lain.

Modal awal Rp 30 juta
Mendapatkan: sebuah computer, sebuah printer foto, sebuah printer untuk transfer gambar/foto, paket mesin press kaos & keramik, paket mesin press mug,  paket mesin pin, paket ID card dan stok bahan baku. 

Operasional
Sewa tempat dan listrik Rp 1 juta-Rp 1,5 jutaGaji 1 pegawai Rp 1 juta

Analisa keuntungan
Asumsinya terjual 5 lembar cetak foto 4R, 10 pin, 3 kaos, 3 mug total harga = Rp 300 ribu jadi dalam satu bulan 300 x 30 hari = Rp9 juta
Cost produk 50%9 juta – 4,5 juta – 2,5 juta = Rp 2 juta2 juta x 12 bulan = Rp 24 juta

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »